Suatu hari aku bertanya kepada temanku,
“kau bangga karna terdidik?” Ia jawab, iya
“kau bangga mendapatkan prestasi?" Iya
“kau bangga bergelar sarjana?" Iya
“kau bangga menyandang alhafidhoh?" Iya
"Kau bangga menjadi ketua osis?" Iya
"Kau bangga sudah merasa menghormati orang lain?" Iya
"Kau bangga setelah menyapa?" Iya
"Kau bangga dengan ketenaranmu?" Iya
"Kau bangga mendapatkan segalanya?" Iya
Oke.. ini pertanyaanku yang terakhir
“Pernahkan atau sudahkah kau duduk bersimpuh, bertakhiyat mengecup kedua kaki orang tuamu?"
Ia diam tak berkata-kata, sorot matanya redup,
Lalu aku jawab sendiri,
"Memalukan,Kau gengsi, kau malu, kau berat?"
Ia diam dan tertunduk lagi.
Dan aku jawab sendiri lagi,
“Memalukan, anjing yang kau sangka hina itu lebih mulia daripada dirimu”.
#rumputliar


Posting Komentar