Tugas Cinta Iblis

Tugas Cinta Iblis


Iblis berteriak, “aku mencintaimu ya allah, aku tak akan pernah menduakanmu, aku tak akan selingkung kepada selain engkau”

Maka allah menjawab,”baiklah, aku akan uji cintamu, aku tugaskan dirimu untuk menggoda semua manusia, dan kau akan dibenci, dilaknat, dimusuhi, apakah kau siap dengan semua itu, apakah kau rela dengan ikhlas?”

Maka iblis pun menjawab, “kalau sudah cinta kepadamu, derita tak tampak, aku rela dimusuhi karena aku cinta kepadamu ya allah”

Berterima kasihlah kepada iblis karena ia mau menggodamu, cintamu kepada tuhan tak ada apa-apanya diukur dengan cintanya ke tuhan.

Jadi iblis itu tidak bersalah, kita sendirilah yang dangkal, yang kerdil, munafik.

Iblis dikontrak oleh tuhan untuk berperan, untuk menjalankan tugas, bersedekah, untuk menjalankan misi dan pekerjaan,

Iblis juga pemain, sama seperti kita Cuma berbeda peran saja.

Terus mengapa kita selalu menyalah-nyalahkan iblis?

Asal ada permusuhan, kebencian, iblis yang disalahkan.

Ada kemarahan, kekerasan iblis lagi yang kena dan disalahkan.

Pokoknya yang jelek-jelek pasti iblis yang disalahkan.

Kata iblis, “aku ini cuma goda saja kok, aku ini menjalankan tugas dari gusti kalau aku ini ditugasi jadi sosok penggoda kok, salahnya siapa kalo aku goda pada mau, bukankah tugasnya manusia itu sabar, tenang, sadar, kalo tugasku kan menggoda.”

Terus kala aku goda malah pada memilih untuk tidak sabar, tidak tenang,tidak sadar, mengunggulkan egonya,

Disini yang keliru, tidak menjalankan tugasnya, yang salah, yang munafik itu siapa?

Tirakat cinta iblis kepada tuhan


diremehkan, dicaci, dihujat, dibenci, dimusuhi, semua itu adalah tirakat cinta iblis kepada tuhan

maka ditempat teramat sangat rahasia, tuhan dan iblis berbincang-bincang

dalam perbincangan itu, tuhan berbisik irih kepada iblis “iblis,”

“dalem gusti”, sahut iblis dengan rasa ta’dzim

“sanggupkah engaku dengan tugas-tugas itu?”

tanpa basa basi iblis langsung menjawab “nggeh gusti, sendhiko dawuh gusti, apapun semua yang berasal dari itu adalah bingkisan dank ado terindah, hamba sanggup gusti”

“maaf ya blis”, sambung allah “jibril, mikail, isrofil, izroil dan semua malaikat-malaikat lainnya tak sanggup aku berikan tugas ini, engkau lah yang sanggup karena hatimu lah yang terkuat di antara mereka”.

“nggeh gusti, mboten nopo-nopo, akan aku buktikan kalo aku ini sangat mencintaimu”.

Dulu iblis pernah menjadi penasihat semua malaikat,

Ia tak sujud kepada adam karena ia tak diperintah untuk bersujud, semua malaikatlah yang diperintah untuk sujud kepada adam kecuali iblis, karena hanya iblis yang tidak diperintah. Jadi iblis sangat ta’dzim kepada allah.”

Iblis adalah makhluk karya seni dan ciptaan tuhan,

Maka kata tuhan siapa yang membenci ciptaanku, maka ia membenciku.

Suatu ketika, rabi’ah al-adawiyyah pernah ditanya oelh seseorang,

“hei rabi’ah, apakah kau membenci iblis?”

Rabi’ah pun menjawab, “cintaku kepada tuhan, telah memalingkanku, memalingkan hatiku, daripada membenci iblis”.

Bahasa jawanya, “aku gak kober nguruhi perkoro koyok ngono”.

Iblis adalah makhluk dan setan adalah prodkmu sendiri.

Jika engkau melakukan keburukan, itu bukan karena iblis, tapi karena dirimu sendiri.

#rumputliar

Post a Comment