Anjing Cinta


Anjing Cinta

Anjing bukanlah binatang yang hina

Ia adalah hiburan tuhan,

Ia adalah keluarga tuhan,

Ia adalah makhluk sufi,

Ia adalah makhluk social,

Berjiwa nerimonan, Berhati rembulan, Berakal matahari, Bernaluri laksana air yg selalu melayani.

Seluruh waktunya hanyalah untukkmu,

siang malamnya ia korbankan hanya untuk memberikan rasa aman kepadamu,

dengan lidah nya yang selalu melelet, menandakan bahwa ia berucap salam kepadamu.

Jika ia menyapamu, ia ingin bersilahturrahim dan berteman kepadamu

ia tak pernah menghianatimu meskipun seharian tidak kau berikan secuil daging

tetapi ia akan tetap mencintaimu, menjaga rumah cintamu, memberikan suguhan, mendedangkan longlongan musik di malam mesramu dan mengkawalmu kemanapun engkau pergi.

Namun, ia selalu berbisik dalam hati

Aku bukanlah binatang atau makhluk yang bodoh seperti apa yg kalian kira dan kalian sangka

Aku rela kala engkau perintah,

Aku larut dalam semua kehendakmu,

Aku pasrah dalam kuasamu,

Namun semua itu bukan semata-mata aku tunduk kepadamu.

Semua itu karena aku tidak ingin tuhan tersinggung, tuhan cuek, tuhan acuh, tuhan sentiment kepadaku.

Karena tuhan selalu berbisik kepadaku “kepatuhanmu melayani manusia adalah bukti cintamu kepadaku”

Karena kata tuhan “Kalau kau membenci ciptaanku, maka itulah aku yang sesungguhnya engkau benci”

Ketika engkau menyapa orang yg bersedih, maka itulah sesungguhnya aku yg bersedih

Ketika engkau memberikan dan melihat pengemis meminta-minta kepadamu maka itulah aku yg sesungguhnya yg meminta kepadamu

Maka ketika engkau menghianati ciptaanku, merobek-robek hati ciptaanku, menindas dan tidak berbuat adil kepada ciptaanku

Maka kau melawanku, kau menyelingkuhiku dan cintamu kepadaku adalah palsu.

#rumputliar

Post a Comment